Diberdayakan oleh Blogger.

Teh Ninih

Ilmu

MQ Pagi

Artikel

» » Bakti Sosial DPUDT Yogyakarta

Gunung Kidul - Bakti Sosial merupakan program rutin bulanan DPUDT yang dilakukan dibeberapa daerah dengan kriteria masyarakat muslim ynag rawan akidah dan duafah. Pada bulan November ini, Bakti Sosial DPUDT dilaksanakan pada tanggal 27 November 2016 dan bertepatan di Musollah Al-Amin, Dusun Bulu, Karang Mojo, Gunungkudul. Musollah Al-Amin merupakan musollah kecil dan sederhana yang berada di Dusun Bulu, hanya terdapat dua musollah di dusun ini dan warga yang sholat berjamaah juga masih minim. Warga dusun Bulu terdiri dari 220 KK, dengan mayoritas penduduknya berusia lebih dari 40 tahun keatas. Mayoritas penduduknya dalah petani dengan konsumsi sehari-hari adalah kacang-kacangan dan ubi-ubian dan tidak heran jika banyak masyaraktnya yang mengeluh penyakit rematik atau sering dikenal dengan pegel linu. 

Alhamdulillah kegiatan baksos tersebut berjalan dengan lancar yang dihadiri oleh 165 warga dan 32 anak-anak yang ada di dusun tersebut, adapun kegiatannya terdiri dari :Tausiyah yang berjudul “Menjadi Muslim yang Kaffah” oleh ustad Risdiyanto dari Gunungkidul. Edukasi dengan tema “Kita tahu dan kita amalkan”. Untuk edukasi yang pertama merupakan edukasi kesehatan oleh dosen UMY yaitu Bapak Sahruu, edukasi ini merupakan upaya pencegahan penyakit yang sering diderita masyarakat yaitu rematik dan konsumsi masyarakatnya yaitu kacang-kacangan dan ubi-ubian. Untuk edukasi kedua adalah edukasi cara menggunakan pakaian dan hijab syar’i berupa pemberian flyer dan tutorial hijab syar’i yang disampaikan oleh Hesti dan Suci Acara selanjutnya adalah sholat dzuhur berjamaah Setelah sholat, masyarakat dihidangkan untuk makan siang bersama Kegiatan pembagian doorprize, pemeriksaan kesehatan, bazar dan TPA anak-anak dilakukan serempak, dimana sebelumnya telah melakukan pendataan untuk peserta pemeriksaan kesehatan dan TPA.

Bazar yang digalangkan pada kegiatan baksos ini merupakan penjualan barang-barang bekas yang didapat dari Donatur DPUDT Yogyakarta. Barang-barang bekas tersebut dijual dengan harga murah kepada masyarakat  yang merupakan jamaah pengajian. Dari hasil penjualan tersebut, didapatkan dana sebesar Rp 630.500 yang digunakan untuk membantu pembangunan Musollah Al-Amin. Dari barang bekas seperti baju, sepatu, tas, kasur, dan sebagainya digunakan untuk amal jariyah berupa pembangunan masjid yang insya allah pahalanya akan terus mengalir.

““Harta tidak akan berkurang karena sedekah. Allah akan menambah kemuliaan seseorang yang suka memaafkan. Juga tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan ia akan diangkat pada derajatnya oleh Allah ‘Azzawajalla’.” (HR. Muslim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tentang Kami adi

Seluruh artikel dalam web ini silahkan di share dengan tetap mencantumkan link sumber. Semoga manfaat.

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Tausiyah Ustadz

Kajian

Bunda Syauqi

Tokoh

Berita